Hipotermia adalah kondisi dimana tubuh kita mengalami penurunanan suhu inti(suhu organ dalam).Hipotermia merupakan suatu kondisi kegawatdaruratan medis. Karena bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan di seluruh tubuh(edema generalisata), meghilangnya reflex tubuh (areflexia), koma, hingga menghilangnya reaksi pupil mata.
Accidental hypothermia terjadi ketika suhu tubuh inti menurun hingga <35°c.>
Primary accidental hypothermia merupakan hasil dari paparan langsung terhadap udara dingin pada orang yang sebelumnya sehat.
Secondary accidental hypothermia merupakan komplikasi gangguan sistemik(seluruh tubuh) yan serius. Kebanyakan terjadinya sih di usim dingin(salju) dan iklim dingin.
Faktor Resiko Hipotermia
1. Umur: bayi baru lahir, orang tua
2. Paparan dingin di luar ruangan: olahraga, memakai baju tipis
3. Obat dan intoksikan: etanol, phenothiazin, barbiturate, anestesi, bloker neuromuscular
4. Hormon: hipoglikemia, hipotiroidisme, kekurangan adrenalin, hipopituitarisme
5. Neurologis: stroke, gangguan hipotalamus, Parkinson, Cedera sumsum tulang belakang
6. Multisistem: malnutrisi, sepsis, shock, gangguan hati dan ginjal
7. Luka bakar dan kelainan kulit eksfoliatif(mengelupas)
Apa sih penyebab hipotermia????
1. Yang pasti, ada kontak dengan lingkungan yang dingin
2. Adanya angguan atau penyakit yang didderita
3. Penggunaan obat-obatan (alcohol, barbiturate, phenothiazine, insulin, steroid, β-blocker
4. Sepsis, hipotiroid, radang pancreas
Gejalanya apa sajaa??
Menurut literature yang saya baca, katanya sih sulit untuk mendiagnosis hipotermia, Karena termometer klinis tidak memperlihatkan suhu di bawah 35°C. Kadang bisa ditemukan kaku pada otot, bradikardia, hipotensi, pernafasan cenderung dangkal dan lambat, dan dapat ditemukan pupil yang mengecil.
Menurut tingkat keparahannya, gejala klinis hipotermia dibagi menjadi 3 ,
1. Mild atau ringan
Sistem saraf pusat: amnesia, apati, terganggunya persepsi halusinasi
Cardiovaskular: denyut nadi cepat lalu berangsur melambat, meningkatnya tekanan darah,
Penafasan: nafas cepat lalu berangsur melambat,
Saraf dan otot: gemetar, menrunnya kemampuan koordinasi otot
2. Moderate,sedang
Sistem saraf pusat: penurunan kesadaran secara berangsur, pelebaran pupil
Cardiovaskular: penurunan denyut nadi secara berangsur
Pernafasan: hilangnya reflex jalan nafas(seperti batuk, bersin)
Saraf dan otot: menurunnya reflex, berkurangnya respon menggifgil, mulai munculnya kaku tubuh akibat udara dingin
3. Severe..parah
Sistem saraf pusat: koma,menurunnya reflex mata(seperti mengdip)
Cardiovascular: penurunan tekanan darah secara berangsur, menghilangnya tekanan darah sistolik
Pernafasan: menurunnya konsumsi oksigen
Saraf dan otot: tidak adanya gerakan, menghilangnya reflex perifer
Terapi apa yang bisa kit berikan untuk orang dengan kondisi hipotermia????
Jalan nafas harus tetap terjaga juga ketersediaan oksigen yang cukup.
Prinsip penanganan hipotermia adalah penstabilan suhu tubuh dengan menggunakan selimut hangat (tapi hanya pada bagian dada, untuk mencegah turunnya tekanan darah secara mendadak) atau menempatkan pasien di ruangan yang hangat. Berikan juga minuman hangat(kalau pasien dalam kondisi sadar).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar